Terharunya

"Ada makna tersembunyi di dalam sholat, kesabaran, ketekunan, keyakinan, dan kesetiaan.."
"Nduk sholat..!" Begitu nada membujuk suamiku setiap aku menelponnya. Pasti orang jadi bertanya2 "Lho kenapa sholat saja sampai dibujuk? Kaya anak kecil aja."
Khkhkhkh percaya atau tidak, semenjak di Montreal rasa malas untuk sholat itu semakin menjadi2, apalagi dengan jadwal sholat yang berganti-ganti tiap musim...wah jadi tambah banyak deh alasan untuk meninggalkan sholat. Alhasil, selama di Montreal sholat sekenanya saja, kalau gak dapet dhuhur ya dijamak dengan Ashar, Maghrib dengan Isya dan begitu seterusnya. Padahal kan gak boleh seperti ini.
Untungnya, Mas Agus selalu setia ngingetin untuk sholat. Kekekek kaya anak kecil ya? Namun ini adalah cara memotivasi yang paling ampuh. Kalau sudah dicek sama suami begitu, mana berani aku mengelak. Kekekeke. Kok kayanya gak ikhlas ya?
Namun hari ini ada sebuah pengalaman yang mengharukan. Tiba-tiba saja ketika waktu Dzuhur tiba, aku teringat sholat. Langsung aja aku minta ijin untuk meninggalkan pekerjaanku sementara. Bule temanku -Jason- bengong2 saja karena tidak biasanya aku minta ijin begitu tergopoh2 untuk menjalankan ibadah.
Ditengah percakapanku dengan Jason, ada seorang teman muslim -Pakistanese- yang kebetulan mendengarkannya. Tiba-tiba dia pun berkata "Wah, aku juga jadi inget untuk sholat. Thanks Eika kamu memotivasi saya." Akhirnya kami pun keluar berdua dari kantor untuk mencari tempat sholat, dan sholat berjamaah khusuk sekali.
Itu adalah salah satu kenikmatan sholat yang bisa aku nikmati lagi setelah sekian lama. Betapa terharunya....
Eika
0 Comments:
Post a Comment
<< Home