Pelajaran dipenghujung tahun 2005
Mas,
Sekarang tanggal 1 Januari 2006, sudah 5 bulan aku berada dibumi Montreal. Selama itu pula banyak hal yang aku dapatkan, termasuk diantaranya menghargai persahabatan serta tidak menghiraukan persahabatan.
Aku menghargai persahabatan, ketika persahabatan itu tulus mesra dan memaafkan. Dan aku tidak menghiraukan persahabatan yang lamis, mendua dan tidak setia.
Akhir tahun di Montreal ini aku benar2 banyak belajar tentang persahabatan. Bagaimana ketika persahabatan meningkat derajatnya menjadi persaudaraan dan ketika persahabatan menemukan makna terdalamnya menjadi pengukuh dan pemantapan jiwa.
Serta aku belajar pula bagaimana persahabatan menjadi pembusukan jiwa ketika terlalu banyak kepura-puraan meskipun maksudnya hanya sekedar menyenangkan.
Sama sekali tidak sama.
Aku akan memilih menjadi Jenghis Khan yang mengeksekusi mati sahabatnya --Jamuga-- daripada dieksekusi mati oleh sahabatnya sendiri seperti Kebo Iwo oleh Ken Arok.
Nah mas, yang aku tulis disini adalah peringatan untuk diri kita sendiri bahwa siapapun yang berada diluar diri sendiri harus kita waspadai. Bahkan kalau perlu kita waspadai juga diri kita ini!
Ny. Agus Salim
1 Comments:
Teman,
Persahabatan adalah salah satu hal yang terindah yang di anugerahkan Tuhan kepada umat manusia. Sangat sayang jika kita menyiakannya. Terkadang aku sendiri merasa lebih suka menjadi sahabat. "Real best friend" Yang bisa memberikan suatu keadaan yang lain daripada yang lain. Bisa menyalahkan dan bisa pula membetulkan. Bukan hanya menjadi sahabat dengan suatu kondisi dan syarat.
Post a Comment
<< Home