Kau siapa?
Kau seperti udara yang kuhelaKau selalu ada..
Namun betapa sukar untuk mengejawantahkan wujudmu.
Mungkin engkau adalah harapan, yang selalu menggantung pada doaku yang itu-itu saja. Minta. Minta. Minta
Mungkin engkau adalah agama yang -terlalu sering- kujadikan sekedar dogma.
Mungkin engkau adalah ruang gelap dari bayangan tubuhku sendiri yang selalu berkeping jika aku mengaca kepada danau di surga
Mungkin engkau adalah kacamata yang dengan jeli menelanjangi jiwaku dan keterus terangannya menyisir satu2 dosaku
Mungkin engkau juga rakib dan atid yang tidak pernah bisa kusuap untuk menutupi kesalahan dan kebohonganku
Siapakah engkau sebenarnya ini?
Kenapa kau hantui diri ini dengan dosa karma pala dan surga dan neraka.
Ai ai ai eika, jangan kau percaya bahwa neraka hanya di akhirat saja,
Lihat dong, padang mahsyar penghakiman atas segala kesalahanmu sedang dihadapkan didepan matamu sendiri.
Masih bisa kah kau berpaling ketika dia memanggilmu?
1 Comments:
Eka, this is unbelievable. Kamu yang buat semua itu? Itu kata2 kamu sendiri? Girl, I think you should contact someone who knows how to publish all your ideas...
Keep working best.!!!
Post a Comment
<< Home